a.t.o.m.

masih belum aseli 100% INDONESIA

09/10/09

cerita aja

dahulu ada seorang wanita paruh baya yang tengah berdiri di samping mobilnya yang sedang mogok, tiba-tiba lewatlah seorang lelaki yang kira-kira berumur 30 tahunan dan akhirnya berhenti karena melihat wanita tersebut terlihat sangat kelelahan.

laki-laki : "kenapa ibu berdiri di jalan yang sepi ini ?"
wanita tua : "ah, iya dek. mobil saya sepertinya mogok. tidak mau menyala daritadi."
laki-laki : "sepertinya bengkel atau pun pom bensin cukup jauh bu jaraknya."
wanita tua : "sungguh ? ini akan membuatku menunggu lebih lama lagi. oh Tuhanku.."
laki-laki : "kalau ibu tidak keberatan saya akan membantu ibu untuk men-check mobil
ibu."
wanita tua : "sungguh ? apa ini tidak akan membuat susah kamu dek ?"
laki-laki : "ah, tidak apa bu. kebetulan hari ini saya pulang kantor agak cepat."

dengan senang hati wanita tua tersebut menerima bantuan dari laki-laki tersebut. beberapa lama kemudian laki-laki itu menyudahi pekerjaannya.

laki-laki : "ibu, saya sudah selesai, tolong hidupkan mesinnya lagi bu."
wanita tua : "oh, tunggu sebentar dek."

setelah wanita tersebut mencoba menyalakan mesin tersebut, ternyata mesin tersebut memang benar dapat menyala kembali.

wanita tua : "oh Tuhan, terima kasih ya dek, kini mobilku sudah menyala kembali !"
laki-laki : "ia bu, terima kasih kembali. saya hanya mencoba untuk membantu ibu."
wanita tua : "saya lihat kamu cukup berbakat dek, apakah anda memang bekerja di
bidang otomotif, siapakah namamu dek ?"
laki-laki : "ah, tidak bu. saya hanya pegawai swasta biasa. namun saya dulu
bersekolah di SMK. saya Anto bu."
wanita tua : "oh begitu.. bagaimana kalau dek Anto saya pekerjakan di perusahaan
milik saya dek ?"
laki-laki : "wah, saya sungguh berterima kasih atas penawaran ibu, namun saya tidak
dapat menerimanya, karena ibu belum mengenal saya."
wanita tua : "tidak dek, kamu beda. saya melihat bahwa kamu merupakan orang baik."
laki-laki : "Terima kasih bu, tapi saya tetap tidak bisa. tidak apa" kan bu ?"
wanita tua : "oh, tentu tidak apa. itu merupakan hakmu, tapi sebagai gantinya saya
akan memberikan kamu sedikit uang dari saya"

dia merogoh tas dari dalam mobilnya, dia mencari uang Rp 80.000.000 yang akan ia belanjakan perlengkapan rumah baru untuk cucunya untuk diberikan kepada laki-laki tersebut.

laki-laki : "tidak usah bu, nanti merepotkan ibu. tapi saya hanya minta do'a dari
ibu karena istri saya sebentar lagi akan melahirkan anak pertama kami"
wanita tua : "wah.. selamat ya dek. baiklah, saya akan selalu mendo'akan adek dan
juga keluarga adek sekalian."
laki-laki : "terima kasih banyak bu atas do'anya, semoga ibu selalu dalam lindungan
ALLAH SWT. baiklah bu, saya mohon pamit dulu bu."
wanita tua : "amin. ok, hati-hati ya dek Anto ."

dalam perjalanan wanita tua tersebut, hujan turun deras seketika. oleh karena itu dia memutuskan untuk berhenti di sebuah rumah makan. setelah dia selesai makan di rumah makan tersebut, tiba-tiba muncullah seorang wanita muda yang tengah hamil tua memasuki rumah makan tersebut, dengan pakaian yang basah kuyub dia mencari tempat untuk duduk.
wanita tua tersebut merasa iba melihat wanita tua tersebut, dia memanggil pelayan dan berkata

wanita tua : "pelayan, bila nanti ia hendak membayar apa-apa yang dia pesan,
janganlah diterima, saya akan membayar semua yang dia pesan, dan lagi,
saya titip bungkusan ini untuk di berikan kepada dia."
pelayan : "baik bu."

setelah wanita tua itu memberikan bungkusan coklat kepada pelayan itu, pergilah dia keluar dan kembali melanjutkan perjalanannya. setelah wanita muda tersebut selesai memesan makanan, dihampirilah wanita muda tsb. oleh pelayan tadi.

pelayan : "bu, semua pesanan ibu sudah di bayar oleh seorang wanita tua, dan dia
juga menyerahkan bungkusan ini agar diserahkan kepada ibu."
wanita muda : "apa ini ? siapa yang memberikan bungkusan ini ?"
pelayan : "saya juga tidak tahu apa isinya, ada seorang wanita tua yang
memberikan ini bu, mohon diterima."
wanita muda : "sungguh aneh. baiklah, akan saya terima bungkusan ini."

setelah dia terima bungkusan tersebut, muncullah rasa penasaran dia untuk membuka bungkusan tersebut. setelah dibuka bungkusan tersebut, meneteslah air matanya dan wajahnya terlihat sumringah. tak beberapa lama kemudian, pulanglah dia ke rumahnya.
sesampainya di rumah, dilihatnyalah suaminya yang tertidur pulas di sofa kontrakannya dengan wajah yang belepotan seperti bekas oli mesin. di hampirilah suaminya tersebut, dia mencium dahinya yg kotor dan berkata "mas anto, kini kita tidak perlu lagi khawatir tentang biaya persalinan anak kita, karena hari ini aku mendapatkan sebuah kejutan besar dari Allah swt."


memang, kuasa Allah swt. sungguh tidak ada batasannya, hingga rezeki dapat diperoleh dari manapun dan oleh siapapun. ketahuilah, bahwa apa" yang kita berikan kepada orang lain, niscaya Allah akan memberikan balasannya kepada kita dengan diluar dugaan kita semua.

0 komentar:

Posting Komentar

Penulis mohon tidak untuk menggunakan kata-kata kasar ataupun kotor